Friday, May 9, 2014

Asal Usul Nama Ibukota Kabupaten Tegal “Slawi”

Mulai dari sekolah taman kanak- kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP) saya bertempat tinggal di Kabupaten Sukoharjo. Tak lama setelah saya lulus SMP, saya dan keluarga saya berpindah tempat tinggal di Tegal. Tegal merupakan tempat yang unik, karena disana terdapat dua pemerintahan yaitu pemerintahan Kota Tegal dan pemerintahan Kabupaten Tegal. Dan tentunya saya dan keluarga saya tinggal di Kabupaten Tegal, yang beribukota di Slawi. Slawi merupakan kota kecil yang padat penduduknya, karena kota tersebut menjadi pusat perkembangan di Kabupaten Tegal, mulai dari sekolah- sekolah favorit, industri pangan, pertokoan, dan lain sebagainya.
Di Kabupaten Tegal banyak terdapat daerah yang memiliki kekayaan alam, yang mana daerah- daerah tersebut sering dikunjungi oleh turis- turis sehingga dikembangkan menjadi daerah pariwisata. Di kota slawi pun tidak kalah menariknya dengan daerah- daerah pariwisata tersebut. Disana dapat ditemukan gedung- gedung pemerintahan, alun- alun slawi (AAS), tugu poci, masjid agung, dan lain sebagainya.
Ternyata, kota Slawi memiliki kisah tersendiri mengenai asal muasal penyebutan kota tersebut. Pada saat saya masih SMA, guru pengampu bahasa jawa saya yang bernama bu Nunik pernah bercerita tentang penyebutan nama “Slawi” untuk ibukota Kabupaten Tegal. Bu Nunik berkata, bahwa “Slawi” berasal dari kata salawi atau bias juga salawe. Dimana salawe merupakan kata asli dari bahasa jawa yang jika di artikan dalam bahasa Indonesia menjadi sebutan untuk angka dua puluh lima (25). Konon katanya, pada jaman dahulu kala ada suatu perkampungan yang dipimpin oleh seorang pemimpin desa, yang mana pemimpin desa tersebut memiliki putrid yang berjumlah 25 orang.



EmoticonEmoticon