Friday, May 9, 2014

Tradisi khaul di makam mbah K.H. Abdul Manan

Jaman dahalu sebelum Islam masuk di desa saya, yakni desa Tunggu meteseh agama masyarakat adalah masih bersifat campuran.Kyai Haji Abdul Manan merupakan pembawa ajaran Islam pertema di desa saya. Sehingga pada tanggal 27 suro yang merupakan hari wafatnya Mbah Abdul anan selalu diada kan acara khoul yang dilaksanakan untuk mendoakan K.H. Mbah Abdul Manan beseta keluarganya yang telah meninggal
Mesipun terkesan kental dengan adat Jawa, namun pada kenyataannya acara tersebut berjalan dengan tata xara aturan Islami terbukti dengan bacaan- bacaannya yang mengunakan ayat-ayat Alquran. Susunan acara yang dilaksanakan adalah pertama membaca sejarah atau biografi singkat yang dalam bahasa arab disebut dengan manakib. Kedua pembacaan tahlil Kemudian Mauidzoh Khasanahserta yang terahir adalah doa penutupPembacaan manakib, tahlil, dipimpin oleh anak keturnan( bani ) mbah Abdul manan sedangkan Mauidzoh khasanah dari bani mapun luar.

Selain di makam, traadisi lain yang dilakukan setiap tahunnya sebagai pengiring khaul adalah kegiatan masak memasak untuk menjamu pengunjung acara Khaul di Makam mbah Abdul Manan. Pengunjung yang hadir  kurang lebih sebanyak 700 orang. 


EmoticonEmoticon