Saturday, September 12, 2015

Perkembangan dan tantangan agama Kristen di Romawi



Agama Kristen berkembang di Romawi pada tahun 64 M – 117 M.       Permulaan agama Kristen di romawi ditandai dengan adanya pengerjaan atau penganiayaan pengikut Kristen  pada masa Nero diceritakan oleh Tacitus, adanya kebijakan Kaisar Romawi terhadap pengikut Kristen, diceritakan dalam surat dari Gupernur Pliny Tua kepada Kaisar Trajan. Sebab adanya penganiayaan yaitu: penganut Kristen menolak untuk mengadakan upacara pemujaan Kaisar Roma sebagai Dewa, dan faktor-faktor lainnya. Penganiayaan mencapai puncaknya pada masa pemerintahan Kaisar Decius tahun 251 M, dan  pada masa kaisar Valerian tahun 257 dan 260. pada tahun 300 M. Sudah terdapat Gereja penganut Kristen di setiap provinsi. Gereja Kristen menjadi organisasi keagamaan yang terkuat dalam kekaisaran Roma, kira-kira 10% dari penduduk Romawi sudah menjadi  penganut Kristen (Dudley, D.R., 1960: 213). Setelah penganiayaan terakhir pada permulaan abad 4 M (masa pem. Kaisar Diocletian: 284-305 M), agama Kristen akhirnya mendapat pengakuan secara resmi pada tahun 311 M oleh Kaisar Galerius, Kaisar Constanite  (Konstantin) Agung (306-337 M) mengakui kembali keberadaan agama Kristen disamping agama-agama lainnya, dalam Edict Milan (Edict Toleransi) tahun 312 atau 313 M.
Seperti dikatakan oleh ahli sejarah Lactanius isi dari Edict Milan tersebut adalah seperti yang diperintahkan oleh Kaisar Konstantin kepada pejabat bawahannya, yang menjadikan negara (Kekaisaran Romawi) sebagai lembaga yang netral dalam menghadapi berbagai agama yang berkembang di wilayahnya. Konsili di Nicaea tahun 325 M diadakan dengan perlindungan Kaisar Constantine (Konstantin) Agung. Konsili Nicaea menetapkan ajaran Biskop Athanasius sebagai ajaran resmi Gereja dan menyatakan ajaran Arian sebagai ajaran yang salah (hehetic = bid’ah) Penganiayaan terakhir dilakukan oleh Kaisar Julian the Apostate (Julian yang menyebabkan orang Kristen mengingkari agamanya) pada tahun    361-363 M tetapi tidak berhasil. Pada masa Kaisar Thodosius (379-395 M) agama Kristen ditetapkan sebagai agama resmi Kekaisaran Roma, dan agama lain-lainnya dilarang.


EmoticonEmoticon