Friday, August 26, 2016

Penjajahan Bangsa Spanyol di Indonesia

Seperti halnya penjajahan bangsa Portugis di Indonesia, Spanyol juga pernah menduduki wilayah Indonesia. Ekspedisi kerajaan Spanyol untuk menemukan sumber rempah - rempah mendapat dukungan dari kerajaannya untuk menyaingi Portugis yang sama - sama memiliki ambisi menemukan daerah - daerah baru penghasil rempah - rempah. Kedatangan bangsa Spanyol ke Indonesia juga memiliki tujuan yang sama dengan bangsa Portugis diantaranya, mencari daerah baru untuk dikuasai, menyebarkan agama, serta mencari daerah perdagangan rempah - rempah. Berikut ini merupakan pelayaran - pelayaran yang dilakukan bangsa Spanyol untuk mencapai Nusantara.

1. Pelayaran Cristhoper Columbus
Cristhoper Colombus atau terkadang ditulis Cristoforus Columbus lahir di Genoa, Italia pada tahun 1451. Ia merupakan nahkoda yang handal serta dikenal sebagai seorang penjelajah dan pedagang. Ketika gencar - gencarnya bangsa Eropa mencari jalan menuju Asia Timur, ia meyakini bahwa untuk menemukan daratan Asia Timur akan lebih cepat apabila berlayar ke arah barat melintasi Samudra Atlantik. Rencana ini terkendala dana, maka ia membujuk Ratu Isabella I untuk mendanai ekspedisi ini. Akhirnya disetujui dan Columbus berangkat pada 3 Agustus 1492 di Pelabuhan Paulus Spanyol. Ekspedisi ini berlabuh pertama kali di Kepulauan Canary, lepas pantai Afrika. Selanjutnya pada 6 September pelayaran dilanjutkan ke arah barat. Pelayaran ini beresiko sangat tinggi karena banyak awak kapal yang merasa ingin membatalkan keikutsertaan dalam ekspedisi ini. Namun, Columbus bersikukuh untuk melanjutkan ekspedisi ini. Dengan 120 pelaut dan tiga kapal selama 30 hari, akhirnya Columbus menemukan sebuah daratan yang mereka anggap sebagai India. Daerah tersebut adalah Kepulauan Salvador yang berada di Benua Amerika.

Perjalanan Pertama Chritoper Columbus
Ekspedisi pertama Columbus, ia membawa tiga kapal yaitu dua kapal kecil Nina dengan kapten Vicente Pinzon Yanez, Pinta dengan kapten Martin Alonzo Pinzon, serta satu kapal besar Santa Maria yang dikapteni oleh Columbus sendiri. Mereka berlayar dari Palos, Spanyol pada 3 Agustus 1492. Kemudian pada tanggal 11 Oktober 1492 mereka melihat pulau - pulau Karibia di tenggara Amerika Utara. Mereka kemudian singgah di Guanahani, dan kemudian Columbus menyebutnya sebagai San Salvador. Kedatangan awak kapal Columbus disambut baik oleh orang Indian Taino lokal, namun Columbus menangkap sebagian dari suku Indian untuk dijual sebagai budak. Columbus mengira bahwa ia sudah sampai di Asia dan kemudian mengeksplorasi pulau - pulau sekitar untuk menjarah emas, Columbus melanjutkan perjalanannya ke pulau - pulau Hispaniola yang kemudian menjadi Haiti, Kuba, serta pulau - pulau kecil lainnya. Ketika perjalanan kembali ke Spanyol, kapal Santa Maria rusak dan kapal Pinta berlayar sendiri untuk mencoba menyaingi Columbus. Akhirnya Cristhoper Columbus sampai di Spanyol pada 15 maret 1493.

Perjalanan Kedua Columbus
Perjalanan kedua Columbus yang dilakukan pada 25 September 1493 sampai 11 Juni 1496, Columbus berlayar bersama 17 kapal serta 1.200 hingga 1.500 orang awak kapal untuk menemukan emas dan menangkap orang - orang Indian sebagai budak. Columbus kemudian membuat pangkalan di Hispaniola serta melakukan pelayaran di sekitar Hispaniola dan sepanjang selatan Kuba. Selain itu ia juga menamai pulau Dominika pada 3 November 1493

Perjalanan Ketiga Columbus
Perjalanan ketiga diawali pada 30 Mei 1498 hingga Oktober 1500, Cristhoper Columbus meluaskan wilayah jelajahnya hingga ke daerah selatan benua Amerika yaitu Trinidad dan Venezuela. Tercatat Columbus merupakan orang Eropa pertama yang menginjakkan kaki di benua Amerika semenjak Viking Leif Ericsson.

Perjalanan Keempat Columbus
Ekspedisi terakhir Columbus dimulai pada 9 Mei 1502 hingga 7 November 1504, Columbus melakukan pelayaran hingga ke Meksiko, Honduras dan Panama (Amerika Tengah) serta Santiago (Jamaica).

2. Pelayaran Ferdinan Magelhaens
Magelhaens atau Magellan merupakan seorang keturunan Portugis yang telah lama bekerja di pemerintahan Spanyol. Ia memiliki ambisi untuk mencapai daerah penghasil rempah - rempah di Maluku. Pada 10 Agustus 1519, ia bersama lima kapal dan 165 orang berangkat dari Spanyol, kapal yang ditumpanginya dipimpin oleh Kapten Juan Sebastian del Cano. Di dalam kapal Magellhaens terdapat seorang penulis yang bernama Pigafetta dari Italia.

Perjalanan ini di tulis oleh Pigafetta yang kemudian menjadi acuan kisah perjalanan Magelhaens. Ekspedisi Magelhaens melanjutkan rute ekspedisi Columbus dengan melalui Samudera Atlantik dilanjutkan ke barat hingga ke pantai timur Amerika Selatan diteruskan ke ujung Benua Amerika.. Mereka melewati selat itu kemudian menamakannya dengan selat Magelhaens.

Tahun 1521, Magelhaens menyebrangi Samudera Pasifik hingga sampai di Kepulauan Massava. Kepulauan tersebut kemudian dikenal dengan nama Filipina yang diambil dari nama Raja Spanyol Philips III. Di Filipina, Magelhaens membuat tugu peringatan bahwa kepulauan tersebut merupakan wilayah Spanyol. Sama dengan Portugis, Spanyol juga menyebarkan agama di wilayah - wilayah persinggahannya. Penyebaran agama ini di sebagian daerah menimbulkan perlawanan - perlawanan, seperti perlawanan orang - orang Mactan yang mengakibatkan Magelhaens terbunuh. Pada akhirnya orang - orang Spanyol harus meninggalkan Filipina untuk pergi ke daerah selatan. Awak kapal yang tersisa akhirnya mendarat di Maluku, di tempat ini mereka menemukan rempah - rempah dan kapal yang tersisa hanya dua saja yaitu Victoria dan Trinidad.

Pada 1521 bangsa Spanyol sampai di Tidore (Maluku) yang kemudian singgah di Bacan dan Jailolo. Ekspedisi ini dilanjutkan oleh Kapten Del Cano yang memimpin ekspedisi Magelhaens dan kemudian disebut ekspedisi Magelhaens Del Cano berasal dari nama dua orang yang berbeda. Kedatangan bangsa Spanyol disambut baik oleh orang - orang Maluku karena pada saat itu orang - orang Maluku sedang melakukan perlawanan terhadap Portugis.

Kedatangan bangsa Spanyol di Maluku merupakan impian yang menjadi nyata bagi bangsa Spanyol yaitu sampai di daerah penghasil rempah - rempah. Orang - orang Spanyol kemudian melakukan perdagangan dengan orang - orang Maluku. Kedatangan dan perdagangan bangsa Spanyol di Maluku menimbulkan pertentangan oleh bangsa Portugis yang menganggap bahwa Spanyol melanggar hak monopoli Portugis.Selanjutnya terjadi persaingan dagang antara Portugis dan Spanyol. Persaingan ini juga sejalan dngan dua kerajaan yang sedang bersekutu di Maluku yaitu Kerajaan Ternate dan Tidore. Penyelesaian dari konflik ini yaitu dilakukannya perjanjian Saragoza (Spanyol) pada 1529. Perjanjian ini berisi :
  • Spanyol meninggalkan Maluku dan melakukan perdagangan di Filipina
  • Portugis tetap melakukan kegiatan perdagangan di Kepulauan Maluku. 
Setelah adanya perjanjian ini, Spanyol kemudian kembali ke negaranya melalui jalur barat hingga sampai di Tanjung Harapan dan sampai di Spanyol pada 1522. Ekspedisi ini memakan waktu 3 tahun dari 1519 sampai 1522 dan tersisa 17 orang. Ekspedisi ini dianggap sangat penting bagi sejarah manusia dan ilmu pengetahuan. Hal ini membuktikan bahwa dunia itu bulat, Magellan sebagai pelaut besar yang dikenal dalam sejarah pelayaran. Kemudian raja Spanyol memberikan penghormatan besar kepada pelayaran Magellan Del Cano dan memberikan tiruan bola bumi. Pada bola bumi ini terdapat lilitan tulisan dengan arti "Engkaulah yang pertama kali mengitari diriku".


EmoticonEmoticon