Tuesday, October 25, 2016

Video Kisah Kebo Iwa, Patih Bali Yang Rela Berkorban Demi Kejayaan Majapahit

Dahulu kala lahirlah seorang yang dilahirkan di Bali, ia bernama Kebo Iwa. Kebo Iwa memiliki keistimewaan tersendiri dibanding bayi - bayi lain. Kemudian ia tumbuh besar dengan kematangan spiritual, dibekali dengan tubuh yang kekar dan bela diri yang mahir. Dengan keahlian yang di luar rata - rata serta kesaktiannya Kebo Iwa mengabdikan dirinya untuk menjaga desa. Ia kemudian terkenal karena kesaktiannya untuk menumpas apa saja marabahaya yang mendekati desa. Kisah Kebo Iwa kemudian sampai di Kerajaan Bedahulu. Bersamaan dengan itu, Kerajaan Bedahulu sedang mencari seseorang untuk menempati posisi patih di kerajaan. Selanjutnya Kebo Iwa dipanggil ke Kerajaan Bedahulu untuk ditunjuk sebagai patih. Sebelum menempatkan diri sebagai patih, Kebo Iwa di beri tantangan untuk menghadapi ksatria - ksatria Bali yang sama - sama memperebutkan posisi patih.

Sri Baginda kemudian mengutus semua patih untuk menguji kesaktian Kebo Iwa. Sesampainya di Kerajaan Bedahulu kemudian meminta untuk melakukan semedi sebelum bertanding. Dikisahkan pertandingan tersebut dimenangkan Kebo Iwa dengan penggambaran mayatnya seperti gunung dan darahnya mengalir seperti sungai. Kemudian diangkatlah Kebo Iwa menjadi patih Bedahulu. Semenjak Kebo Iwa menjadi patih, Bedahulu aman tentram tanpa ada masalah berarti. Kebesaran nama Bedahulu melegenda ke pelosok negeri Nusantara hingga terdengar ke Kerajaan Majapahit yang saat itu dipimpin oleh Tribuwana Tunggadewi.

Sejak 1001 M Kerajaan Udayana tidak mau tunduk di bawah kerajaan Majapahit karena Kerajaan Udayana berada dalam perlindungan Kerajaan Daha. Sedangkan ambisi Gajah Mada ketika mengucap sumpah amukti pallapa menginginkan Bali tunduk di bawah Kerajaan Majapahit. Patih Kebo Iwa membentuk suatu pasukan untuk melindungi Bali dari serangan Majapahit. Patih Gajah Mada mensiasati hal tersebut dengan memberikan jaminan menikahkan puteri Madura yang cantik jelita untuk dinikahkan dengan Kebo Iwa. Patih Gajah Mada bersama arya lain kemudian berangkat menemui Kebo Iwa. Sesampainya di Bali, Kebo Iwa menyetujui hal tersebut karena dianggap sebagai salah satu usaha persahabatan Majapahit dengan kerajaannya. Sebelum berangkat ke Trowulan, mendung gelap menyelimuti langit Bali menandakan akan ada hal buruk yang akan menimpa Kebo Iwa. Berangkatlah Kebo Iwa bersama Gajah Mada. Ketika berada di tengah laut, Gajah Mada sengaja mengolengkan kapal hingga Kebo Iwa tercebur ke laut dan ditinggalkan Gajah Mada. Kebo Iwa kemudian berenang hingga sampai ke pulau Jawa dan tiba di Trowulan.

Sesampainya di Trowulan, Kebo Iwa disambut meriah oleh orang - orang Majapahit. Kebo Iwa kemudian menemui Gajah Mada dan menagih janji Gajah Mada, ditemukanlah Kebo Iwa dengan puteri Madura tersebut. Dicritakan puteri Madura memberikan syarat kepada Kebo Iwa untuk membuatkannya sebuah sumur tanpa menggunakan alat melainkan hanya menggunakan kedua tangannya. Kebo Iwa menyanggupi dan digalilah sumur tersebut. Ketika Kebo Iwa sudah menemukan mata air di dalam tanah, Patih Majah Mada kemudian meminta prajuritnya untuk menutup lubang sumur yang dibuat Kebo Iwa dengan batu - batu. Kebo Iwa yang masih ada di dalam sumur tersebut kemudian meradang dan dengan kesaktiannya kemudian ia naik keatas dan meledakkan sumur hingga batu - batu yang menutupi sumur tersebut mental dan memakan banyak korban.

Gajah Mada kemudian berbicara dan meminta maaf kepada Kebo Iwa atas niat jahatnya membunuh Kebo Iwa. Ia berucap bahwa Gajah Mada telah mengucapkan Sumpah Amukti Pallapa namun terhalang kerajaan Kebo Iwa yang tidak mau tunduk kepada Majapahit. Kebo Iwa kemudian merendah serta menuruti kehendak Gajah Mada demi kejayaan Nusantara. Kebo Iwa rela mati demi kejayaan Majapahit dalam menyatukan Nusantara. Kemudian Kebo Iwa memberikan rahasia syarat untuk membunuh dirinya yaitu dengan mengubur Kebo Iwa di dalam sumur yang telah ia gali dengan bunga - bunga  diatas sumur tersebut. Gajah Mada kemudian melakukannya dan Kebo Iwa mati di dalam sumur tersebut.

Berikut adalah video dokumentasi kisah tersebut


EmoticonEmoticon