Saturday, March 12, 2016

Biografi Bung Tomo

Bung Tomo seorang orator ulung dari Surabaya yang mampu membakar semangat arek Suroboyo dalam pertempuran 10 November. Berikut ini adalah biografi dari Bung Tomo.

Bung Tomo atau nama aslinya Sutomo lahir di Blauran, Surabaya pada 3 Oktober 1920 anak dari Kartawan Tjiptowidjojo. Sutomo muda adalah seorang yang aktif dalam organisasi. Tercatat sebagai anggota Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) dan satu dari tiga orang pandu kelas 1 di Indonesia pada saat itu.
Baca Juga : 16 Fakta Unik Insiden 10 November
Sutomo juga tertarik dengan dunia jurnalisme sebagai wartawan lepas pada 1937 di Harian Soeara Oemoem di Surabaya. Setahun berlalu, ia menjadi Redaktur Mingguan Pembela Rakyat pada 1939 dan penulis pojok harian berbahasa jawa, Ekspres di Surabaya. Pada zaman pendudukan Jepang Bung Tomo juga aktif dijurnalistik yaitu dengan bergabung di Domei Bagian Bahasa Indonesia untuk wilayah Jawa Timur. Ketika kemerdekaan dikumandangkan, Bung Tomo memberitakan dengan bahasa jawa untuk menghindari sensor Jepang.

Ketika AFNEI datang ke Indonesia yang di boncengi NICA, ketika pertempuran sering terjadi yang memuncak pada 10 November atas ultimatum dari Mansergh, Bung Tomo mengobarkan semangat arek Suroboyo dengan orasinya di radio. Tanggal 10 November tersebut kemudian dikenal dengan Hari Pahlawan.
Baca Juga : Kedatangan AFNEI
Bung Tomo sempat terjun ke politin pada periode sekita 1950an, namun pada Orde Baru akibat keritik panasnya Bung Tomo ditahan selama setahun oleh pemerintah. Bung Tomo meninggal di Mekkah ketika menunaikan haji dan di semayamkan di TPU Ngangel, Surabaya. Bung Tomo baru mendapat gelar pahlawan pada tahun 2008 secara resmi dari pemerintah.


EmoticonEmoticon