Saturday, March 12, 2016

Perjanjian Tordesillas

Pada abad petengahan di benua eropa terjadi pertengkaran antara spanyol dan portugis (portugal) yang menginginkan melakukan pelayaran untuk mencari rempah – rempah. Kedua negaa ini sama – sama memiliki teknologi pelayaran yang tinggi. Akhirnya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Paus Yulis II pada 7 Juni 1494 membuat perjanjian yang bernama Tordesillas. Penamaan Tordesillas diambil dari nama daerah yang ditempati pada saat itu yang sekarang dikenal di provinsi Valladolid, Spanyol. Adanya perjanjian ini dipicu oleh keinginan kedua negara ini untuk menguasai dunia. Paus Yulis II sebagai penengah dari kedua negara tersebut menengahi dan berusaha meredam amarah kedua raja dari Spanyol maupun Portugis.


Inti dari perjanjian ini adalah membagi duopoli eklusif jalur pelayaran kedua negara ini kedalam sepanjang suatu meridian 1550km sebelah barat kepulauan Tanjung Verde (lepas pantai barat Afrika). Sebelah Timur sebagai hak Portugis sedangkan sebelah barat adalah Spanyol. Dari jalur ini nantinya akan menemukan banyak tempat baru di dunia dan terutama mengubah pemikiran pada waktu itu yang menganggap bahwa bumi itu seperti sebuah meja yang apabila semakin ke barat ataupun ke timur akan sampai ke paling ujung dan akan terjatuh.


Dari sini juga nantinya akan terlihat negara – negara yang memiliki corak seperti spanyol dan portugis dengan melihat nama – nama penduduk dari negara – negara yang pernah disinggahi oleh kedua negara ini seperti argentina yang lebih mirip ke spanyol dan Brazil yang lebih mirip Portugal. Perjanjian Tordesillas nantinya akan terjadi lagi perjanjian yang bernama perjanjian saragosa. Perjanjian ini terjadi ketika kedua negara tersebut bertemu di maluku dan keduanya saling bermusuhan dengan mengadu domba antara ternate dan tidore.


EmoticonEmoticon