Monday, September 26, 2016

Ramalan Sabdopalon Noyogenggong

Sabdopalon merupakan penasehat kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Brawijaya V (1453 - 1478M). Serat Darmogandul menyebutkan adanya sosok Sabdopalon yang mengutuk Brawijaya V pada masa akhir pemerintahan Majapahit. Isi kutukan tersebut adalah ramalan selama 500 tahun saka setelah Majapahit runtuh Pulau Jawa akan terus menerus didera bencana sampai munculnya sosok dengan nama tua yang akan membawa kebesaran dan kejayaan Nusantara.

Apabila masa yang disebutkan adalah 1400 saka atau sesuai dengan tahun meninggalnya Brawijaya V, maka tahun ini adalah 1938 saka atau sudah melewati 500 tahun saka. Apabila yang digunakan sebagai acuan adalah keruntuhan Majapahit ketika meninggalnya Girindrawardhana pada 1519, maka 500 tahun kemudian adalah 2019.

Kutukan yang diberikan kepada pulau Jawa oleh Sabdopalon merupakan akibat dari berpindahnya agama Brawijaya V dari agama Siwa Budha ke agama Islam. Hal ini membuat murka Sabdopalon dan memilih berpisah dengan Brawijaya V. Sabdopalon kemudian memilih untuk pergi bersemedi ke Gunung Lawu selama 500 tahun. Sabdopalon mengatakan selama 500 tahun terhitung ketika Sabdopalon bersemedi, pulau Jawa tidak akan memiliki kedaulatan lagi di mata bangsa lain.

Video Perspektif  Nusantara dalam  Jangka Jayabaya dan Sabdopalon Noyogenggong


EmoticonEmoticon