Periodisasi, Kronologi, Fungsi dan Kegunaan Sejarah

Berikut ini adalah artikel yang akan mengulas tentang periodisasi, kronologi, fungsi dan kegunaan sejarah.

1. Periodisasi Sejarah
Periodisasi dapat diartikan sebagai pembabakan sejarah berdasarkan waktu. Sejarah telah berlangsung ratusan abad dan memiliki banyak peristiwa penting yang perlu dipelajari. Agar terlihat runtut dan mudah dipelajari dibuatlah periodisasi berupa bentangan waktu yang terbagi - bagi yang menjelaskan tentang suatu kejadian sejarah. Priodisasi biasanya membagi dan memilah peristiwa penting dalam batasan waktu tertentu. Pada dasarnya peristiwa - peristiwa penting bersejarah saling terhubung dan berkesinambungan satu dengan yang lain dan tidak terputus dalam satu periodisasi.

Tujuan penulisan periodisasi
  • Mempermudah dalam mempelajari sejarah. 
  • Memudahkan pengklasifikasian dalam ilmu sejarah
  • Menyederhanakan banyaknya peristiwa sehingga mudah dipahami
  • Memenuhi sistematika ilmu pengetahuan
Contoh Periodisasi Sejarah Indonesia
  1. ....... - 400 M  : Zaman prasejarah
  2. 400 - 1500 M : Zaman pengaruh agama Hindu - Buddha dan pertumbuhan agama Islam
  3. 1500 - 1670 M : Zaman Islam dan masuknya pengaruh bara
  4. 1670 - 1800 M : Masa penjajahan VOC 
  5. 1800 - 1811 M : Masa pemerintahan Daendels
  6. 1811 - 1816 M : Masa penjajahan Inggris (Thomas Stamford Raffles)
  7. 1816 - 1830 M : Masa penjajahan Belanda dan perlawana - perlawanan terhadap Belanda
  8. 1830 - 1870 M : Sistem Tanam Paksa oleh Van den Bosch
  9. 1870 - 1942 M : Ekonomi Liberal dan Politik Etis
  10. 1908 M            : Masa Pergerakan Nasional
  11. 1942 - 1945 M : Masa Penjajahan Jepang
  12. 1945 - 1949 M : Perjuangan mempertahankan kemerdekaan
  13. 1949 - 1950 M : Masa Pemerintahan RIS
  14. 1950 - 1959 M : Penerapan sistem Liberal Parlementer
  15. 1959 - 1966 M : Masa demokrasi terpimpin
  16. 1966 - 1998 M : Masa orde baru
  17. 1998 - Sekarang : Era reformasi
2. Kronologi Sejarah
Kronologi berasal dari kata chronos yang berarti waktu dan logos yang berarti ilmu. Keronologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari waktu atau sebuah kejadian pada waktu tertentu. Kronologi juga dapat diartikan sebagai susunan waktu yang berurutan dan sistematis dari peristiwa - peristiwa yang benar - benar terjadi. Dalam sejarah, kronologi sangat berkaitan erat dengan periodisasi. Penyusunan kronologi bertujuan mengetahui kapan dan bagaimana terjadinya suatu kejadian pada masa lampau. Peristiwa - peristiwa sejarah disusun secara runtut berdasarkan waktu terjadinya suatu kejadian. Tanpa adanya konsep kronologi, penyusunan peristiwa sejarah akan mengalami kerancuan.

3. Fungsi dan Kegunaan Sejarah
Berikut adalah fungsi dari mempelajari sejarah, diantaranya :
  • Edukatif, dalam memperlajari sejarah banyak hal yang bisa didapatkan diantaranya yaitu memberikan kebijaksanaan dan kearifan. Sejarah mengajarkan untuk bagaimana melangkah ke depan dengan didasari peristiwa - peristiwa yang sudah dipelajari dalam sejarah.
  • Rekreatif, sejarah memberikan kesenangan tersendiri ketika mempelajarinya. Seseorang dapat merasakan apa yang terjadi pada masa lampau dan terhibur dengan hal tersebut, seolah sedang merasakan apa yang dahulu terjadi layaknya berwisata ke masa silam.
  • Inspiratif, fungsi inspiratif terkait dengan menginspirasi, memperkuat identitas dan mempertinggi derajat sebagai suatu bangsa. Dengan mempelajari sejarah dan kisah kepahlawanan diharapkan akan memberikan kebanggan pada generasi yang akan datang.
  • Instruktif, kegunaan instruktif terkait dengan bidang teknologi menyangkut penemuan - penemuan sepanjang kehidupan manusia. Artinya penemuan - penemuan yang ada pada masa kini di berbagai bidang tidak bisa terlepas dari penemuan - penemuan masa lalu.
Blogger
Disqus

No comments